Komparasi Kem Untuk Klep Standar

Written By Irawan ganteng on 4 Februari 2012 | 10.29


Tiap kem mempunyai karakter berbeda
Selain buat keperluan balap, ada juga sobat yang ingin motor hariannya ngacir lewat pergantian kem. Part bawaan motor, diganti kem yang punya durasi lebih lama membuka. Sehingga debit udara dan bahan bakar yang masuk juga keluar lebih banyak, berimbas ke akselerasi pacuan lebih singkat.

Em-Plus sajikan secara detail tentang beberapa spesifikasi kem yang ada di pasaran. Sebagai contoh, diambil tiga sampel mewakili kem aftermarket buat di Yamaha Mio yang masih tetap pakai diameter klep standar tanpa ubahan sitting. Pengukuran menggunakan busur derajat dan dial gauge. Kerenggangan klep bermain di 0,10 mm. Nantinya, bakal diketahui durasi buka-tutup kem di klep in dan ex. Juga, overlap klep hingga lift atau angkatan klep. Berikut hasilnya.

 Disertai laser tulisan Kawahara di bodi kem buat cegah pemalsuan
NEW KAWAHARA K1
Kem ini mengusung kelir hitam dan laser bertuliskan Kawahara di bagian pinggangnya, buat hindari pemalsuan. Part buat Yamaha Mio ini dijual dipasaran seharga Rp 350 ribu.

Ketika diukur, klep isap atau in, membuka di 19º sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan menutup di 50º setelah TMB (Titik Mati Bawah). Maka untuk klep in, durasi bermain di 249º. LSA (Lobe Separation Angle) yang dihasilkan katup isap ini bermain di 105,5º. Lalu, lift klep yang dihasilkan bermain di 7,9 mm. Angka yang cukup tinggi. Puncak overlap 2,5 mm.

Lanjut klep ex. Katup mulai membuka 51º sebelum TMB dan menutup habis 21º setelah TMA. So, durasi untuk di klep ex main di 252º. LSA, main di 105º. So, kalau ditotalkan LSA kedua klep bermain di 105,25º atau dibulatkan menjadi 105º.

Karakter LSA 105º ini, cukup memanjakan power motor sejak putaran menengah hingga putaran atas. Oh ya, lift klep buang pun tak ubahnya klep isap. Yaitu, 7,9 mm. Tapi, enggak perlu sampai papas atau coak piston segala. Jadi, meski lift tinggi, kem tinggal pasang saja.
CLD STAGE 1
Memakai kerenggangan klep 0,10 mm sesuai anjuran produsen. Proses dial dilakukan di klep in. Klep membuka 7º sebelum TMA dan menutup di 41º setelah TMB. Total durasi klep in mencapai 228º. LSA bermain di 107º. Dengan lift klep 7,1 mm.

Dilanjut ke klep buang, durasi sentuh 233º. Hitungannya, membuka 32º sebelum TMB dan menutup 21º setelah TMA. LSA di klep buang ini, 95,5º. Begitu juga angkatan klep, main di 7,1 mm. Sedangkan puncak overlap yang dihasilkan yaitu 2,5 mm.

Jika dijumlahkan kedua LSA (in dan ex) maka menjadi 101,25 derajat. Karakter yang dihasilkan kem ini cocok untuk bermain torsi. Karena putaran bawah atau buka-tutup power lebih cepat. Kem tipe ini, cocok untuk dipakai proses stop and go. Ya, yang ingin akselerasi spontan di putaran bawah. Harga Rp 350 ribu.

 Main diputaran tinggi
SPS STAGE 3
Buat bermain klep standar, SPS menyediakan tipe stage 3. Kem yang ditawarkan seharga Rp 350– 450 ribu ini, memiliki total durasi kem buat klep in di 251º. Angka itu didapat dari klep membuka di 21º sebelum TMA dan menutup di 50º setelah TMB. Maka 21º + 50º + 180º = 251º. LSA, bermain di 104,5º. Dengan angkatan klep tertinggi di 7,9 mm.

Ketika melakukan dial di klep buang, durasi bumbungan bermain di 265º. Yaitu, klep mulai membuka 64º sebelum TMB dan menutup 21º setelah TMA. Begitu juga lift klepnya. Angkatan tertinggi 7,6 mm.

Puncak overlap yang dihasilkan klep yaitu 2,5 mm mm. Total LSA yang dimiliki dari SPS Stage tiga ini menjadi di 108º. Lewat LSA yang cukup tinggi itu, maka karakter power engine pun ikut bermain di putaran tinggi. Tinggal sesuaikan kebutuhan.
Blog, Updated at: 10.29

0 komentar:

Poskan Komentar

Pergunakan form komentar dibawah dengan bijak,berkomentarlah yang sopan dan laporkan bila ada link yang rusak,agar Admin bisa memperbaikinya pelan -pelan.Dan jangan cuman baca / download,berkomentarlah ! agar penulis di blog ini tetap semangat untuk posting.. :D

Tankyu..!

Follow by Email