Mobil Ini Selamat dari Buruan Nazi

Written By Irawan ganteng on 11 Maret 2012 | 17.04

img London - Mobil sport jadul Bugatti yang selamat dari buruan Nazi akan segera dilelang. Diperkirakan mobil tersebut akan laku terlelang hingga 1 juta pounds atau sekitar Rp 14,4 miliar.

Berkelir hitam-hijau, mobil ini adalah Bugatti Type 57C lansiran tahun 1938 yang lolos dari buruan Nazi ketika Jerman menduduki Prancis di tahun 1940an.

Saat itu, mobil yang didesain oleh anak pendiri Bugatti, Jean Bugattiini dibawa oleh pengelola pabrik Bugatti Robert Benoist yang saat itu ingin melarikan diri. Robert pula yang menyembunyikan mobil ini sepanjang Perang Dunia II.

Setelah kematian Ettore Bugatti di tahun 1947, mobil ini lalu dikembalikan ke pabrik Bugatti yang kemudian digunakan oleh direktur umum perusahaan Pierre Marco dan terus tinggal di pabrik itu hingga tahun 1959. Selama menjalankan tugas sebagai 'mobil dinas', mobil ini mendapat beberapa tambahan baru termasuk roda kemudi palang tiga, rem hidrolik dan radio.

Setelah itu, mobil yang akan dilelang pada 29 Juni ini pun sempat beberapa kali berpindah tangan dan tiap pemilik barunya tidak bisa hanya mengandalkan uang mereka untuk membelinya tapi harus melewati berbagai tes untuk memastikan bahwa mereka cukup layak untuk merawat mobil itu.

"Ini adalah versi sporty yang lebih cepat dar Type 57 kebanyakan. Ini dimiliki oleh Ettore Bugatti sendiri," kata James Knight, dari balai lelang Bonhams seperti detikOto kutip dari Daily Mail, Jumat (9/3/2012).

"Bugatti memiliki silsilah motorsport luar biasa diantara tahun 1920-an dan 1930-an. mobil itu mampu mencapai 100 mph (160,9 km/jam) dan telah dirawat selama hidupnya. Bugatti memiliki fenomena global dan ada kolektor di setiap benua yang akan senang memilikinya," tandasnya.

Mobil ini sendiri diperkuat oleh mesin 8 silinder berkapasitas 3,3 liter yang mampu membawanya berlari hingga kecepatan 160 km/jam.

Bugatti sendiri lahir di Italia tapi mendirikan perusahaan mobil di tahun 1909 di Prancis. Semasa hidup dia selalu mengatakan bahwa dia adalah gabungan dari seorang seniman dan pembuat mobil. Anaknya, Jean, meninggal pada tahun 1939 dan Bugatti Type 57C ini adalah desain terakhirnya.

Setelah perang dunia, perusahaan ini menemui banyak kesulitan dan mencoba berjuang untuk bertahan dan kini dimiliki oleh Volkswagen.
Blog, Updated at: 17.04

0 komentar:

Poskan Komentar

Pergunakan form komentar dibawah dengan bijak,berkomentarlah yang sopan dan laporkan bila ada link yang rusak,agar Admin bisa memperbaikinya pelan -pelan.Dan jangan cuman baca / download,berkomentarlah ! agar penulis di blog ini tetap semangat untuk posting.. :D

Tankyu..!

Follow by Email